Kyoto

Kyoto merupakan ibukota Jepang dan tempat kediaman kaisar Jepang sejak tahun 794 sampai dengan tahun 1869. Sekarang ini merupakan kota terbesar ke 7 di Jepang.

Dulu bernama Heian-kyo dengan arti ibukota yang tenang dan damai, dipilih oleh Kaisar Kammu untuk menjadi ibukota kerajannya (dipindahkan dari Nara) di tahun 794, dan dimulailah periode Heian di Jepang. Dan selama jaman Shogunat, walaupun para pemimpin militer sempat memindahkan pusat pemerintahannya di kota lain seperti di Kamakura pada era Kamakura, dan Edo pada pemerintahan Tokugawa, Kyoto tetap menjadi ibukota Jepang, sampai tahun 1869 ketika keluarga kekaisaran pindah ke Tokyo.

Antara tahun 1467 -1477 Kyoto menderita kehancuran besar akibat perang Onin, dan tidak pulih sampai pertengahan abad 16. Di akhir abad 16, Toyotomi Hideyoshi, menata ulang kota ini dengan membangun jalan-jalan baru dan memperluas kota ini. Pada periode Edo, perekonomian kota ini berkembang pesat, sehingga Kyoto menjadi salah satu dari 3 kota besar di Jepang, selain Osaka dan Edo.

Walaupun beberapa kali rusak oleh perang, kebakaran serta gempa bumi selama 11 abad sebagai ibukota kekaisaran; Kyoto saat ini merupakan kota yang paling terpelihara baik peninggalan budayanya di Jepang. Dengan sekitar 1600 kuil Budha dan 400 kuil Shinto nya, juga bangunan istana, taman dan arsitektur lainnya.

kinkakuji - golden pavilion di utara Kyoto

kinkakuji – golden pavilion di utara Kyoto

Kyoto dapat dicapai dari stasiun Shin-Osaka dengan menggunakan JR Tokaido Shinkansen dengan waktu 15min biaya ¥.1,380 (tanpa reservasi tempat duduk). Atau menggunakan JR Kyoto line dari stasiun Osaka di pusat kota dengan waktu tempuh 30min, biaya ¥.540. Ke 2 kereta ini berhenti di Stasiun Kyoto.

Selain JR line, terdapat pula Hankyu railways yang menghubungkan stasiun Umeda (tak jauh dari stasiun JR Osaka) dengan stasiun Karasuma dan Kawaramachi di pusat Kyoto, dengan jarak tempuh 40min biaya ¥.390. Atau Keihan railway yang menghungukan Yodoyabashi station dari pusat Osaka ke stasiun Sanjo di pusat Kyoto, 50min ¥.400.

Bandara terdekat dengan kota Kyoto adalah Kansai International Airport. Untuk mencapainya dapat menggunakan JR Haruka limited express (70min perjalanan dengan biaya ¥.2,980 tanpa reservasi tempat duduk atau ¥.3,500 dengan reservasi), keberangkatan setiap 30min.

Atau menggunakan JR rapid train, dengan waktu tempuh 100min, biaya ¥.1,830; dengan perhentian di Osaka station untuk berganti kereta dari JR airport rapid line ke JR Kyoto line.

150220122875_resize

Pilihan lain dengan bus, perjalanan sekitar 100min, biaya ticket ¥.2,500, menghubungkan Kansai intl apo langsung dengan stasiun Kyoto. (tiba/berangkat dari bagian belakang stasiun Kyoto, pintu hachijo).

150220122874_resize

Orientasi kota Kyoto terbagi 5 wilayah, bagian pusat Kyoto, utara, barat, selatan dan timur. Cara termudah untuk berkeliling kota mengujungi tempat-tempat di Kyoto adalah dengan menggunakan bus. Terdapat 2 jenis bus di Kyoto, Kyoto city bus, yang berwarna hijau; dan Kyoto bus yang biasa berwarna merah putih, Kyoto bus biasanya digunakan untuk mencapai daerah-daerah yang agak di luar pusat kota Kyoto.

Peta bus ini mudah didapat dengan mengunjungi tourist information office yang berada di luar stasiun Kyoto yang mencakup seluruh jalur Kyoto city bus dan Kyoto bus. Pintu masuk bus berada di tengah/belakang bus, keluar dari pintu depan bus. Harga dibayarkan ketika turun dari bus. Jangan lupa untuk menekan bel yang tersedia jika hendak berhenti di pemberhentian selanjutnya.

Di dalam pusat Kyoto, semua tariff rata ¥.220 per 1x naik. Di luar pusat kota, tariff dihitung berdasarkan jarak, dan ini biasa dapat dilihat pada layer yang terdapat di bagian muka bus. Biasanya untuk bus ini, ketika naik bus, kita harus mengambil kertas yang keluar dari mesin di dekat pintu masuk bus, dan kertas itu akan diserahkan beserta pembayaran ticket pada saat turun. Pembayaran tariff bus langsung diletakkan di kotak yang berada di sebelah supir bus. Jika tidak mempunyai uang pas, kita dapat menukarkan uang kita di mesin penukar uang kecil yang juga berada dekat supir bus.

Lebih baik kita mengetahui stasiun tempat perhentian kita dalam tulisan bahasa jepangnya juga, karena terkadang dalam beberapa bus layar hanya menampilkan bahasa jepang saja… :D (ini dapat dicocokkan dengan tulisan pada peta bus)

Yang perlu diperhatikan untuk orientasi di Kyoto, lalu lintas kota ini bisa sangat padat terutama dalam musim gugur dan semi, serta periode liburan, pada jam-jam setelah makan siang sampai malam hari. Jadi sebaiknya diatur kunjungan dari pagi hari jika ingin menggunakan bus.

Selain bus, terdapat pula 2 jalur subway, Karasuma line yang membentang dari utara ke selatan dan Tozai line yang membentang dari timur ke barat. Ke 2 jalur subway ini bertemu di stasiun Karasuma-dori dan Oike-dori.

Dan masih terdapat pula beberapa jalur kereta antara lain: JR train, Hankyu railways, Keifuku railways, Keihan railways, Eizan railways dan Kintetsu railway.

Untuk berorientasi ini terdapat beberapa pass yang dapat digunakan antara lain:

  • Kyoto sightseeing card (¥.1,200 untuk 1 hari atau ¥.2,000 untuk 2 hari) – pemakaian tak terbatas untuk Kyoto city bus, Kyoto bus dan 2 jalur subway untuk 1 atau 2 hari berturutan.
  • Kyoto city bus one day card (¥.500) – pemakaian tak terbatas untuk Kyoto city bus di pusat Kyoto dalam 1 hari. Area nya lebih kecil daripada Kyoto sightseeing card, dan tidak termasuk daerah Kyoto yang agak luar seperti Arashiyama.
  • Kyoto subway one day card (¥.600) – pemakaian tak terbatas untuk 2 jalur subway dalam 1 hari.

Untuk peta nomor-nomor bus di Kyoto dapat dilihat di sini. Untuk menyusun program kunjungan di Kyoto dengan bus dapat dilihat di sini. Untuk keterangan transportasi di Kyoto serta cara penggunaan bus dapat dilihat di sini. Sedangkan untuk rute kereta dapat dilihat di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>