Helsinki

Merupakan kota terbesar sekaligus ibukota negara Finlandia sejak tahun 1812. Kota ini disebut Helsinki dalam bahasa Finlandia atau Helsingfors dalam bahasa Swedia. Letaknya di bagian selatan, di tepi teluk Finlandia, daerah Uusimaa. Merupakan ibukota negara uni Eropa yang palng utara.

Selain sebagai ibukota, Helsinki juga merupakan pusat politik, pendidikan, keuangan, seni di Finlandia. Helsinki terpilih menjadi ibukota desain dunia 2012, menggantikan Seoul yang menyandang title tersebut di tahun 2010.

Kota ini didirikan oleh Raja Gustav Casa dari Swedia pada tahun 1550, sebagai pos perdagangan untuk bersaing dengan Tallinn di Estonia, selatan Helsinki, yang pada saat itu dikuasai oleh orang Denmark. Pertumbuhan kota ini lambat, sampai berdirinya Sveaborg (yang sekarang bernama Soumenlinna), yaitu benteng maritime di pertengahan abad 18. Tahun 1809 diambil alih oleh Rusia dan kemudian tahun 1812 ibukota Finlandia dipindahkan dari Turku ke Helsinki. Arsitek asli Finlandia, Johan Albrecht Ehrenstorm dan Carl Ludvig Engel dari Jerman; diberikan tugas untuk membangun kembali kota ini dengan gaya arsitektur kekaisaran. Ini dapat dilihat sekarang di daerah sekitar Katedral Lutheran.

Katedral Lutheran yang disebut juga Tuomiokirkko yang terletak di Aleksanterinkatu, sering dianggap sebagai simbol kota ini. Katedral putih ini mendominasi pusat dari Lapangan Senat. Dengan desain arsitektur dari Carl Ludvig Engel, selesai dibangun tahun 1852, menampilkan patung 12 rasul di bagian atapnya. Katedral ini buka setiap hari dari pk. 09.00 – 18.00, tanpa dikenakan biaya masuk :D

Katedral Lutheran dengan Lapangan Senat

Katedral Lutheran dengan Lapangan Senat

Bekas rumah pedagang Johan Sederholm yang terletak di seberang Lapangan Senat merupakan bangunan batu tertua di Helsinki, dibangun di tahun 1757, pada saat itu merupakan bangunan rumah pribadi yang paling mewah di Helsinki. Bangunan ini juga merupakan bukti perkembangan awal kota ini sejak dibangunnya benteng Soumenlinna. Rumah ini akhirnya menjadi museum sejak tahun 1993-1994.

Bekas rumah pedagang Johan Sederholm yang terletak di seberang Lapangan Senat merupakan bangunan batu tertua di Helsinki, dibangun di tahun 1757, pada saat itu merupakan bangunan rumah pribadi yang paling mewah di Helsinki. Bangunan ini juga merupakan bukti perkembangan awal kota ini sejak dibangunnya benteng Soumenlinna. Rumah ini akhirnya menjadi museum tahun 1993-1994

Katedral Uspenski di Kanavakatu 1; merupakan gereja model Rusia klasik dengan bentuk kubah bawangnya. Terletak tidak jauh dari pelabuhan dekat market square. Katedral Uspenski ini melayani jemaat ortodoks minoritas di Finlandia, juga merupakan gereja ortodoks terbesar di bagian barat Eropa. Namanya diambil dari bahasa Rusia ‘Uspenie’ yang menggambarkan kematian Bunda Maria. Kubah-kubah bawangnya dilapisi emas 22 karat.

Katedral Uspenski

Katedral Uspenski

Interior Katedral Uspenski

Interior Katedral Uspenski

Tak jauh dari Katedral Uspenski terdapat Bridge of Love... tempat para pasangan meletakkan gembok2 'cinta' bertuliskan nama mereka... katanya siiih supaya langgeng hihihi...

Tak jauh dari Katedral Uspenski terdapat Bridge of Love… tempat para pasangan meletakkan gembok2 ‘cinta’ bertuliskan nama mereka… katanya siiih supaya langgeng hihihi…

Gereja Batu (Temppeliaukion kirkko) di Lutherinkatu 3 (dapat dicapai dengan tram 3B, atau berjalan kaki dari depan stasiun kereta arah ke kanan menyusuri Arkadiankatu); merupakan gereja dengan bentuk minimalis yang dibuat /digali dalam batu utuh. Dari atas terlihat bentuknya seperti UFO. Atapnya terdiri dari lempengan tembaga dengan panjang total 22km. Gereja yang selesai dibangun tahun 1969 ini menjadi salah satu atraksi popular di kota ini. Kunjungan ke gereja ini sering disuguhkan alunan denting piano ataupun konser dengan akustik yang indah. Dibuka untuk umum setiap hari dari pk.10.00 – 17.00.

bagian muka gereja batu

bagian muka gereja batu

interior gereja batu

interior gereja batu

Monumen Sibelius di Taman Sibelius dibangun untuk mengenang composer romantic classic Jean Sibelius. Patung nya di desain oleh Eila Hiltunen dan dibuka tahun 1967. Monumen unik ini dibentuk menyerupai pipa-pipa organ, dengan menyatukan 600 pipa seberat lebih dari 24 ton.

monumen sibelius

monumen sibelius

patung wajah jean sibelius

patung wajah jean sibelius

pemandangan pelabuhan dari taman sibelius

pemandangan pelabuhan dari taman sibelius

Gereja tua Helsinki yang disebut Helsingin Vanha Kirkko dengan tamannya terletak di Lonnrotinkatu 6. Merupakan gereja tertua yang tersisa, di pusat Helsinki, yang juga hasil desain Carl Ludvig Engel (dibangun antara 1824-1826). Aslinya dibangun sebagai gereja sementara ketika Katedral Lutheran belum selesai dibangun. Tetapi akhirnya tetap digunakan sampai sekarang dengan bertambahnya populasi penduduk. Taman di depan gereja ini sering disebut juga Ruttopuisto (Taman wabah), karena ribuan korban wabah di tahun 1710 dimakamkan di sebelah taman ini. Taman ini sendiri digunakan sebagai kuburan sejak 1780 sampai awal pembangunan vanha kirkko. Terdapat 40 batu nisan dan memorial di taman ini sampai sekarang, termasuk makam dari Johan Sederholm pedangang Helsinki terkenal di abad 18.

gereja tua Helsinki

gereja tua Helsinki

makam Johan Sederholm

makam Johan Sederholm

Bagi para penggila belanja, jangan lupa untuk menyusuri jalan Aleksanterinkatu, yang dipenuhi dengan butik-butik. Pada musim panas, jangan lupa untuk mengunjungi Esplanadi yang letaknya sejajar dengan Aleksanterinkatu, tempat dimana penduduk Helsinki ber piknik sambil menikmati musik dan pertunjukan jalan di taman-tamannya.

Aleksanterinkatu

Aleksanterinkatu

Untuk mencapai Helsinki, dapat menggunakan penerbangan langsung ke bandara Internasional Vaanta yang terletak 20km dari pusat kota Helsinki. Dari bandara dapat menggunakan bus no. 615 (perjalanan selama 30-40min, €.4.5 sekali jalan) dari depan Terminal 2 bandara platform 21, atau terminal 1 bandara platform 2, tiket dapat dibeli di mesin yang tersedia di dekat platform di bandara atau dengan supir bus (kalau dari kota ke bandara). Bus ini akan berhenti di samping stasiun Helsinki (Rautatientori) platform 3.

Selain melalui bandara, pengunjung juga dapat tiba di Helsinki melalui pelabuhan ferry. Helsinki terhubung dengan service ferry dengan beberapa kota seperti Tallin di Estonia, Stockholm di Swedia, Travemunde dan Rostock di Jerman, dll. Untuk tiba melalui pelabuhan ini harus diperhatikan bahwa Helsinki mempunyai 3 pelabuhan (di barat, di selatan dengan 3 terminal berbeda, dan di Vuosaari), harus dipastikan rute serta maskapai ferry yang digunakan untuk tiba/berangkat. Untuk keterangan pelabuhan Helsinki dapat dilihat di sini.

Dapat juga keluar/masuk Helsinki melalui jalan darat, baik bus ataupun kereta. Harga ticket serta jadwal dapat di check di ke 2 site tersebut. ;)

Untuk orientasi seputar kota Helsinki, dapat menggunakan tram (terutama tram no 3B dan 3T), ataupun bus untuk kunjungan di luar pusat Helsinki. Tetapi cara lainnya adalah dengan berjalan kaki (atau bersepeda pada musim panas). Kota Helsinki sendiri tidak terlalu besar. Kita dapat meminta peta pariwisata yang disediakan oleh kantor informasi turis yang ada di dalam stasiun kereta, serta keterangan jarak :D penulis sendiri membatalkan niat untuk penggunaan tram/bus karena ternyata jarak-jaraknya sangat berdekatan ;) yang agak jauh mungkin hanya monumen sibelius, jalan kaki santai kira-kira 30min dari stasiun kereta. Adapun jika ingin mengecek bus / tram / rute jalan kaki dll dapat dilihat di sini.

Untuk makanan… di sekitar pelabuhan selatan (jalan kaki 5-8min dari lapangan senat) terdapat market square yang dipenuhi ‘warteg’ serta penjaja cendera mata. Penggemar seafood kudu mampir di warteg-warteg itu untuk mencicipi salmon yang ditangkap dari Lapland (utara Scandinavia) dengan harga bersahabat dan rasa yang lezat dan ikan yang segar … yummie deh pastinya ;)

toko-toko cendera mata di market square

toko-toko cendera mata di market square

salah satu 'warteg' yang ada di market square...

salah satu ‘warteg’ yang ada di market square…

panggangan ikan putih lapland dan salmon... asik... yummiee... ternyata salmon lapland dimasak tidak amis seperti salmon biasanya.. hohohoho

panggangan ikan putih lapland dan salmon… asik… yummiee… ternyata salmon lapland dimasak tidak amis seperti salmon biasanya.. hohohoho… disajikan bersama kentang rebus… sluurrrpppiieh…

plus soup salmon... nyaam... wanginya hmmm mantap...

plus soup salmon… nyaam… wanginya hmmm mantap…

Untuk yang ingin mencicipi makanan tak biasa, seperti susis elk, reindeer, beruang, daging kelinci (yang lebih mirip bebek); da[at mengunjungi market hall yang juga terdapat di dekat pelabuhan :D

market hall

market hall

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>